MAYA WULANSARI, 13.0956.264.02 (2016) GAMBARAN SIKAP DAN PENGETAHUAN ORANG TUA TERHADAP PENDIDIKAN SEKSUAL REMAJA AUTIS PADA FASE PUBERTAS DI SEKOLAH LUAR BIASA RUHUI RAHAYU SAMARINDA. Diploma thesis, ITKES WHS.
KTI MAYA CDR.pdf - Published Version
Download (597kB)
Abstract
GAMBARAN SIKAP DAN PENGETAHUAN ORANG TUA TERHADAP
PENDIDIKAN SEKSUAL REMAJA AUTIS PADA FASE PUBERTAS
DI SEKOLAH LUAR BIASA RUHUI RAHAYU SAMARINDA
Maya wulansari1, Eka Frenty Hadiningsih2, Aniah Ritha3
Autisme merupakan suatu kumpulan gejala (sindrom) yang diakibatkan
oleh kerusakan saraf. Gejalanya sudah tampak sebelum anak mencapai usia tiga
tahun. Penyandang autisme menunjukkan gangguan komunikasi yang
menyimpang. Gangguan komunikasi tersebut dapat terlihat dalam bentuk
keterlambatan bicara, tidak bicara, bicara dengan bahasa yang tidak dapat
dimengerti (bahasa planet), atau bicara hanya dengan meniru saja (ekolalia).
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengetahuan dan sikap
orang tua terhadap pendidikan seksual remaja autis pada fase pubertas.
Metode penelitian dirancang menggunakan metode penelitian deksriptif
dengan pendekatan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua
murid di Sekolah Luar Biasa Ruhui Rahayu. Jumlah sampel 31 orang dengan
menggunakan tekhnik total sampling.
Pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan analisa data yang
digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisa univariat.
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa didapatkan orang tua remaja lakilaki yang berpengetahuan baik 1 responden (3,8%), 5 responden (19,2%)
berpengetahuan cukup, dan yang berpengetahuan kurang sebanyak 20
responden (77%), sedangkan untuk pengetahuan remaja perempuan,
didapatkan bahwa yang berpengetahuan baik sebanyak 1 responden (20%),
cukup 3 responden (60%), dan yang berpengetahuan kurang sebanyak 1
responden (20%). Serta sebanyak 8 responden (25,8%) memiliki sikap yang
termasuk dalam kategori buruk terhadap pendidikan seksual.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan orang tua masih kurang
dan sebagian besar orang tua memiliki sikap buruk terhadap pendidikan seksual
yang dapat dipengaruhi adanya perasaan tabu canggung dalam
mengomunikasikan pendidikan seksual sehingga anak berpotensi melakukan
perilaku seksual menyimpang seperti masturbasi ditempat umum.
Diharapkan orang tua tidak menganggap tabu serta dapat memberikan
komunikasi secara terbuka pada anak dalam memberikan pendidikan seks
sehingga dapat meningkatkan peran sebagai pendidik, komunikator dan teman
dalam pendidikan seks pada anak.Kata Kunci : Pengetahuan, sikap, pendidikan seksual, autisme
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pengetahuan, sikap, pendidikan seksual, autisme |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email abdul.kahar@itkeswhs.ac.id |
| Date Deposited: | 02 Feb 2023 06:50 |
| Last Modified: | 02 Feb 2023 06:50 |
| URI: | http://repository.itkeswhs.ac.id:8085/id/eprint/116 |
