GAMBARAN HASIL DETEKSI DINI PENYIMPANGAN PERKEMBANGAN BAYI USIA 3-12 BULAN MENGGUNAKAN KUESIONER PRA SKRINING PERKEMBANGAN (KPSP) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEMPAJA

MELLY HARYANTI, 13.0957.265.02 (2016) GAMBARAN HASIL DETEKSI DINI PENYIMPANGAN PERKEMBANGAN BAYI USIA 3-12 BULAN MENGGUNAKAN KUESIONER PRA SKRINING PERKEMBANGAN (KPSP) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEMPAJA. Diploma thesis, ITKES WHS.

[thumbnail of KTI BIDAN] Text (KTI BIDAN)
KTI MELLY HARYANTI 2016.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

GAMBARAN HASIL DETEKSI DINI PENYIMPANGAN PERKEMBANGAN BAYI
USIA 3-12 BULAN MENGGUNAKAN KUESIONER PRA SKRINING
PERKEMBANGAN (KPSP) DI WILAYAH KERJA
PUSKESMAS SEMPAJA
Melly Haryanti1 , Husin2 , Datin Fidiani3
Deteksi dini tumbuh kembang merupakan kegiatan atau pemeriksaan untuk
menemukan secara dini adanya penyimpangan tumbuh kembang agar
lebih mudah dilakukan penanganan selanjutnya atau diintervensi (Sjamsul,
2010). Deteksi dini penyimpangan tumbuh kembang 70% anak dengan
keterlambatan tidak teridentifikasi tanpa skrining, sedangkan 70%-80%
anak dengan keterlambatan perkembangan teridentifikasi dengan skrining
perkembangan. Tujuan penelitian ini Mendeskripsikan hasil deteksi dini
penyimpangan perkembangan bayi usia 3–12 bulan menggunakan KPSP
di wilayah kerja Puskesmas Sempaja.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, populasi pada penelitian ini
bayi usia 3-12 bulan yang berkunjung di puskesmas dengan jumlah 101
bayi dan jumlah sampel sebanyak 81 responden, teknik sampling dalam
penelitian ini adalah Simple Random Sampling, instrumen yang digunakan
adalah KPSP yang sudah baku, data disajikan dalam bentuk distribusi
frekuensi dan presentase yang selanjutnya dinarasikan.
Hasil penelitian didapatkan bahwa gambaran hasil deteksi dini
penyimpangan perkembangan bayi usia 3-12 bulan dari 81 responden
menunjukkan penyimpangan perkembangan sebagian besar didominasi
pada bayi usia 3 bulan berjumlah 15 responden (68,2%), pada bayi usia 6
bulan berjumlah 7 responden (33,3%), pada bayi usia 12 bulan berjumlah 7
responden (31,8%) dan sebagian kecil pada bayi usia 9 bulan berjumlah 5
responden (31,3%).
Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa penyimpangan perkembangan
bisa dapat terjadi pada bayi usia 0-12 bulan sehingga dalam masa inilah
anak memerlukan perhatian yang khusus, sedangkan keberhasilan
perkembangan anak dapat diperoleh melalui interaksi sosial yang baik dari
ibu dan anak, dan pemenuhan akan kebutuhan anak dapat terpenuhi, bila
dalam perkembangan anak terjadi penyimpangan dan tidak terjadi
perubahan setelah distimulasi maka perlu dilakukan rujukan oleh petugas
kesehatan.
Kata Kunci : Penyimpangan perkembangan bayi, KPSP, Deteksi dini

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Penyimpangan perkembangan bayi, KPSP, Deteksi dini
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Unnamed user with email abdul.kahar@itkeswhs.ac.id
Date Deposited: 02 Feb 2023 07:01
Last Modified: 02 Feb 2023 07:01
URI: http://repository.itkeswhs.ac.id:8085/id/eprint/118

Actions (login required)

View Item
View Item