PERANAN HbA1c SEBAGAI EVALUASI PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2

M.DIKKI WAHYUDI, NIM: 18.211.03.003 and Didi, Irwadi and Zulfa Zahra, Salsabila (2021) PERANAN HbA1c SEBAGAI EVALUASI PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2. Diploma thesis, ITKES WIYATA HUSADA SAMARINDA.

[thumbnail of DIII Analis Kesehatan] Text (DIII Analis Kesehatan)
M.DIKKI WAHYUDI.pdf - Published Version

Download (16MB)

Abstract

Latar Belakang: Diabetes mellitus adalah penyakit menahun yang disebabkan oleh
tingginya kadar glukosa di dalam darah, diabetes mellitus di klasifikasikan menjadi
beberapa tipe yaitu diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, diabetes gestional dan diabetes tipe lainlain.
Diabetes mellitus tipe 2 disebabkan oleh devisiensi insulin dan sekresi insulin yang
dihasilkan oleh sel beta pankreas. Pemeriksaan diabetes mellitus meliputi GDS, GDP,
GD2PP dan HbA1c untuk skrining, monitoring dan diagnosa. Hemoglobin terglikasi atau
sering disebut dengan HbA1c adalah hemoglobin yang masih mengikat glukosa selama
kurang lebih 3 bulan atau 120 hari sampai eritrosit mengalami reinkarnasi. Tujuan: Untuk
mengatahui kadar HbA1c pada penderita diabetes mellitus tipe 2. Metode: Metode yang
dilakukan pada penelitian ini yaitu teoritis literature dengan melihat inklusi dan eksklusi
Population HbA1c pada penderita diabetes mellitus tipe 2, Intervation HbA1c pada
diabetes mellitus tipe 2, Comparation HbA1c yang terkontrol dan HbA1c yang tidak
terkontrol, Outcome efektifitas HbA1c terhadap penderita diabetes mellitus tipe 2 dan
Study design deskriptif kolerasi dengan tahun terbit terakhir yaitu 5 tahun terakhir dari
2015-2020, dengan memulai penelitian pada bulan Maret 2021 – Agustus 2020 melalui
elektronik based Google Scholar, PubMed, Clinical Chemistry dan Google Book. Hasil:
Pada proses pencarian dari 17 literature diperoleh sebanyak 966 responden dengan nilai
HbA1c tidak terkontrrol dengan rerata kadar HbA1cnya 7,9% dan yang terkontrol sebanyak
489 responden dengan rerata kadar HbA1cnya 6,3% dari jumlah keseluruhan sebanyak
1.455 responden, tidak terkontrolnya nilai HbA1c dikarenakan terus meningkatnya nilai
glukosa harian dan didukung juga dengan beberapa faktor pendukung seperti obesitas,
insomnia, jenis kelamin, indeks minimum tubuh (IMT) dan usia. Kesimpulan:
Hemoglobin terglikasi (HbA1c) sangat penting untuk pengendalian, skrining, diagnosa dan
pemantauan obat terhadap penderita diabetes mellitus tipe 2, nilai HbA1c tidak terkontrol
karena glukosa harian selalu mengalami kenaikan jangka panjang dan nilai HbA1c yang
terkontrol karena penderita rajin mengontrol glukosa dalam batas wajar.
Kata Kunci: HbA1c, diabetes mellitus tipe 2 dan HbA1c

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: M.DIKKI WAHYUDI
Uncontrolled Keywords: HbA1c, diabetes mellitus tipe 2
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Unnamed user with email abdul.kahar@itkeswhs.ac.id
Date Deposited: 29 Jan 2026 01:12
Last Modified: 29 Jan 2026 01:12
URI: http://repository.itkeswhs.ac.id:8085/id/eprint/1723

Actions (login required)

View Item
View Item