INTERVENSI COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY (CBT) TERHADAP PERUBAHAN TANDA DAN GEJALA PADA PASIEN PERILAKU KEKERASAN DI RUANG PUNAI RSJD ATMA HUSADA MAHAKAM SAMARINDA

DINA ARIANI, P1605311 (2016) INTERVENSI COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY (CBT) TERHADAP PERUBAHAN TANDA DAN GEJALA PADA PASIEN PERILAKU KEKERASAN DI RUANG PUNAI RSJD ATMA HUSADA MAHAKAM SAMARINDA. Skripsi thesis, ITKES WHS.

[thumbnail of KIA NERS] Text (KIA NERS)
KIAN DINA ARIANI.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang, Perilaku kekerasan merupakan keadaan dimana
seseorang tidak dapat mengontrol perilaku marahnya sehingga diekspresikan
dalam bentuk agresif fisik dan atau verbal yang dapat mencederai diri sendiri,
orang lain dan merusak lingkungan sehingga membutuhkan tindakan
keperawatan yang efektif dan tepat.Salah satu terapi spesialis yang dapat
diberikan pada pasien perilaku kekerasan adalah Cognitive Behavior
Therapy (CBT).
Tujuan Umum CBT adalah menentang pikiran dan emosi yang salah
dengan menampilkan bukti-bukti yang bertentangan dengan keyakinan
mereka tentang masalah yang dihadapi. CBT ini bertujuan untuk menurunkan
tanda dan gejala pada klien perilaku kekerasan di ruang Punai RSJD Atma
Husada Mahakam Samarinda.
Hasil Intervensi setelah dilakukan pemberian terapi CBT terdapat
perubahan pada tanda dan gejala perilaku kekerasan
Kesimpulan sebelum intervensi diperoleh respon perilaku terdapat 3
tanda dan gejala dari perilaku kekerasan yakni, tatapan mata tajam,
menentang teman, dan mengancam teman, Dari respon verbal terdapat 5
tanda dan gejala perilaku kekerasan yaitu bicara ketus, intonasi tinggi,
mengejek, berdebat dan banyak bicara, respon emosi memiliki 2 tanda dan
gejala perilaku kekerasan yakni labil dan ekspresi tegang serta dari respon
fisik memiliki 3 dari tanda dan gejala perilaku kekerasan yaitu pandangan
mata tajam berkeringat dan nadi meningkat, Setelah dilakukan intervensi
generalis dan CBT tidak terdapat lagi tanda dan gejala perilaku kekerasan
yang sebelumnya muncul, dari respon verbal masih terdapat 1 tanda dan
gejala yakni masih banyak bicara, pada respon emosi tanda dan gejala yang
masih muncul yakni labil dan untuk respon fisik tidak muncul lagi tanda dan
gejala perilaku kekerasan
Saran Pelatihan dan Standarisasi tentang teknik CBT diperlukan
untuk meningkatkan pengetahuan dan penanganan klien dengan perilaku
kekerasan
Kata kunci: Perilaku kekerasan, Cognetive Behaviour Training

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: perilaku kekerasan, Cognetive Behaviour Training
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Unnamed user with email abdul.kahar@itkeswhs.ac.id
Date Deposited: 07 Feb 2023 03:20
Last Modified: 07 Feb 2023 03:20
URI: http://repository.itkeswhs.ac.id:8085/id/eprint/206

Actions (login required)

View Item
View Item