MAULIDYATI, P1605285 (2017) INTERVENSI TERAPI THOUGHT STOPPING TERHADAP PERUBAHAN RESPON KOGNITIF DAN RESPON PERILAKU DALAM MENGONTROL HALUSINASI PADA KLIEN DENGAN ASUHAN KEPERAWATAN HALUSINASI DI RUANG ELANG RSJD ATMA HUSADA MAHAKAM SAMARINDA. Skripsi thesis, ITKES WHS.
KIAN MAULIDYATI.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Maulidyati1, Rusdi2
Halusinasi adalah perubahan sensori dimana klien merasakan sensasi yang tidak
ada berupa suara, penglihatan, pengecapan,dan perabaan. Terapi yang biasa
diberikan pada klien halusinasi adalah obat-obatan / farmaka.. Pada Asuhan
Keperawatan untuk klien Halusinasi dilakukan dalam bentuk strategi pelaksanaan
(SP) 1 – 4 Halusinasi. Selain itu untuk dapat mengontrol halusinasi, dilakukan
terapi Thought Stopping berhenti berfikir negatif sebagai salah satu terapi
tambahan bagi klien dengan halusinasi. Thought stopping atau dapat disebut
sebagai strategi berhenti berpikir digunakan untuk membantu ketidakproduktifan
kontrol seseorang dan gambaran-gambaran dari diri sendiri dengan cara menekan
atau menghilangkan kesadaran-kesadaran negatif tersebut. Terapi ini digunakan
untuk klien yang terlalu terpaku dengan pengalaman masa lampau yang tidak
dapat diubah, klien menyesali kejadian-kejadian yang tidak mungkin terjadi
sehingga selalu terikat dengan pikiran negatif yang selalu berulang-ulang
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah perubahan respon kognitif
dan respon perilaku untuk mengontrol Halusinasi pada klien dengan Asuhan
Keperawatan Halusinasi di Ruang Elang RSJD Atma Husada Mahakan Samarinda
Hasil intervensi inovasi setelah dilakukan pemberian intervensi inovasi Therapy
Thought Stopping secara kontinyu menunjukkan bahwa terjadi perubahan pada
respon kognitif dan respon perilaku dalam mengontrol halusinasi.
Kesimpulan: Terdapat perubahan respon kognitif dan respon perilaku dalam
mengontrol halusinasi pada Tn. M.I dengan Asuhan Keperawatan Halusinasi di
Ruang Elang RSJD Atma Husada mahakam Samarinda, yaitu saat pre intervensi
terapi thought stopping terdapat 6 dari 12 tanda dan gejala pada respon kognitif
(50%) dan terdapat 2 dari 8 tanda dan gejala pada respon perilaku (25%). Saat
post intervensi terapi thought stopping di dapatkan hasil hanya terdapat 1 dari 12
tanda dan gejala perilaku kognitif (25%) dan tidak ada dari 8 tanda dan gejala
perilaku (0%).
Saran : Sebagai bahan masukan dalam proses belajar mengajar dan menjadi
referensi tambahan sehingga dapat menerapkan intervensi Therapy Thought
Stopping dalam pelaksanaan asuhan keperawatan dengan pendekatan berhenti
berfikir negatif pada klien halusinasi
Kata Kunci: Halusinasi, Terapi Thought Stopping
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Halusinasi, Terapi Thought Stopping |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email abdul.kahar@itkeswhs.ac.id |
| Date Deposited: | 09 Feb 2023 00:55 |
| Last Modified: | 09 Feb 2023 00:55 |
| URI: | http://repository.itkeswhs.ac.id:8085/id/eprint/248 |
