AHMAD IRFAN ANWAR, P1706003 (2018) MANAJEMEN ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN KEGAWATDARURATAN SISTEM RESPIRATORI DENGAN INTERVENSI TEKNIK BUTEYKO PADA PENURUNAN FREKUENSI PERNAPASAN PENDERITA ASMA SERTA STUDI INOVASI ISOPROFIL PADA PASIEN MUAL DI RUANG INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD ABDUL WAHAB SJAHRANIE SAMARINDA TAHUN 2018. Skripsi thesis, ITKES WHS.
KIAN AHMAD IRFAN ANWARpdf.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Ahmad Irfan Anwar1 Kiki Hardiansyah Safitri2 Refliani Aldila3
Latarbelakang:Kejadian gawat darurat merupakan kondisi seseorang membutuhkan pertolongan segera
karena apabila dapat mengancam jiwanya atau menimbulkan kecacatan permanen. Kegawatdarutan
pernafasan salah satunya adaah asma, yang menyebabkan kesulita pasien bernafas akibat penyempitan
jalan nafas yang dapat dibantu dengan penggunaan teknik buteyko. Kegawatdaruratan sistem pencernaan
datang ke IGD dengan keluhan Mual. Tujuan: Untuk menganalisa Asuhan Keperawatan pada gangguan
pernapasan “asma”, menganalisa teknik Buteyko pada penurunan frekuensi pernapasan pada pasien,,
menganalisa inovasi penggunaan isopropyl alcohol dengan injeksi ranitidin sebagai terapi antiemetik di
IGD RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Metode: studi kasus untuk mengelola pasien dengan
masalah sistem respirasi, , studi kuasi eksperimen one grup pre-post penerapan teknik pernapasan
buteyko pada penurunan frekuensi pernapasan pada pasien asma, studi kuasi eksperimen one grup prepost penerapan evaluasi pasien dengan masalah sistem pencernaan dengan menggunakan isopropyl
alcohol. pada penurunan frekuensi pernapasan pada pasien asma, studi kuasi eksperimen one grup prepost penerapan evaluasi pasien dengan masalah sistem pencernaan dengan menggunakan isopropyl
alcohol. Hasil: pasien datang dengan keluhan sesak nafas RR 28x/menit SpO2 91%, suara nafas weezing
dan batuk berdahak. Diagnosa keperawatan utama yaitu ketidakefektifan bersihan jalan napas, dengan
intervensi keperawatan teknik buteyko dan terapi O2 serta kolaborasi pemberian Dexsamethason 5 mg via
IV dan Nebulizer Combivent 3 Flash. terdapat perbedaan frekuensi pernapasan sebelum dan sesudah
dilakukan teknik pernafasan Buteyko p-value= 0,000 maka terdapat pengaruh signifikan (p=0,000<0,05).
Pemberian inovasi isopropyl alcohol dengan injeksi ranitidin didapatkan hasil yang tidak signifikan (p =
0,374>0,05). Kesimpulan: Evaluasi tindakan sesak napas berkurang, batuk berkurang, dahak keluar, RR
22˟/menit, Spo2 99% sehingga pasien dapat dipulangkan. Teknik pernapasan buteyko diajarkan dapat
membantu mengatasi sesak napas dengan kolaborasi medis, penerapan evaluasi pasien dengan masalah
sistem pencernaan menggunakan isopropyl alkohol tidak signifikan secara statistik namun bisa juga
dengan kolaborasi pemberian obat medik yang sudah biasa di gunakan di IGD.
Kata Kunci: Teknik pernapasan buteyko, posisi sami fowler, Asma, Frekuensi pernapasan
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Teknik pernapasan buteyko, posisi sami fowler, Asma, Frekuensi pernapasan |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email abdul.kahar@itkeswhs.ac.id |
| Date Deposited: | 13 Feb 2023 02:18 |
| Last Modified: | 13 Feb 2023 02:18 |
| URI: | http://repository.itkeswhs.ac.id:8085/id/eprint/295 |
