PERBEDAAN KADAR GLUKOSA DENGAN SAMPEL SERUM, PLASMA EDTA dan PLASMA NAF ( Natrium Fluorida) pada PENDERITA DIABETES MELLITUS

FLORA ROYANTI NAINGGOLAN, NIM : 14.1349.581.03 (2017) PERBEDAAN KADAR GLUKOSA DENGAN SAMPEL SERUM, PLASMA EDTA dan PLASMA NAF ( Natrium Fluorida) pada PENDERITA DIABETES MELLITUS. Diploma thesis, ITKES WIYATA HUSADA SAMARINDA.

[thumbnail of KTI Analis] Text (KTI Analis)
FLORA ROYANTI NAINGGOLAN.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Gula dalam sampel darah dapat mengalami
perubahan-perubahan oleh enzim Phosphoenol pyruvate dan urease yang ada di
dalam darah, sehingga bila darah yang diperiksa dibiarkan lama sebagian gula
dapat mengalami penguraian dan nilai yang diperoleh menjadi kurang dari nilai
yang seharusnya. Hal ini dapat dicegah dengan pemberian antikoagulan NaF
(Natrium Florida) yaitu bahan tambahan berupa zat kimia yang digunakan untuk
mencegah sampel darah membeku khususnya untuk pemeriksaan gula darah,
karena florida sebagai antiglikolisis dengan cara menghambat kerja enzim
Phosphoenol pyruvate dan urease sehingga kadar gula darah stabil. Sampel yang
disimpan pada suhu 15-25°C stabil selama 24 jam namun tidak semua
laboratorium mempunyai antikoagulan NaF sehingga mengunakan antikoagulan
EDTA. Penelitian ini bertujuan untuk mengatuhui hasil dan selisih antara Serum,
Plasma EDTA dan Plasma NaF.
Metode: Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling
dengan Jumlah sampel 30 Pasien penderita Diabetes Mellitus. Pemeriksaan
dilakukan pada bulan Mei 2017 di UPTD Laboratorium Kesehatan Provinsi
Kalimantan Timur. Data dianalisis dengan uji One-way ANOVA.
Hasil: Hasil pemeriksaan kadar glukosa dengan serum didapatkan kadar
minimum 100mg/dL dan maksimum 474mg/dL dengan rata-rata 243,93mg/dL.
Sedangkan hasil pemeriksaan kadar glukosa dengan plasma EDTA didapatkan
kadar minimum 96mg/dL dan maksimum dengan rata-rata 240,23mg/dL.
Sedangkan hasil pemeriksaan kadar glukosa dengan plasma NaF didaptkan kadar
minimum 99mg/dL dan maksimum 464mg/dL dengan rata-rata 239,77mg/dL.
Kesimpulan:Hasil penelitian berdasarkan uji statistik One-way ANOVA.
Didapatkan α = 0,005 lebih kecil dari nilai sig. Yaitu 0,985 maka tidak terdapat
perbedaan yang bermakna antara Serum, Plasma EDTA dan Plasma NaF
terhadap hasil pemeriksaan glukosa darah pada penderita Diabetes Mellitus.
Kata Kunci: Serum, Plasma EDTA, Plasma NaF, Diabetes Mellitus

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: FLORA ROYANTI NAINGGOLAN
Uncontrolled Keywords: Serum, Plasma EDTA, Plasma NaF, Diabetes Mellitus
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Depositing User: Unnamed user with email abdul.kahar@itkeswhs.ac.id
Date Deposited: 03 Mar 2023 02:09
Last Modified: 03 Mar 2023 02:09
URI: http://repository.itkeswhs.ac.id:8085/id/eprint/459

Actions (login required)

View Item
View Item