Rufina Situmorang, NIM : P1908060 (2021) MANAJEMEN ASUHAN KEPERAWATAN HOLISTIK PADA PASIEN END STAGE RENAL (ESRD) DISEASE YANG MENJALANI HEMODIALISIS DENGAN MASALAH HIPERVOLEMIA DI RSUD AJI BATARA AGUNG DEWA SAKTI SAMBOJA. Skripsi thesis, ITKES WHS.
KIAN FINA.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Hipervolemia atau kelebihan cairan terjadi akibat overload
cairan atau adanya gangguan mekanisme homeostatis pada proses regulasi keseimbangan
cairan. Pembatasan cairan pada pasien End Stage Renal Disease (ESRD) dapat
meningkatkan kualitas hidup pasien. Oleh karena perlu untuk dilakukan analisis terkait
intervensi hidroterapi/berendam selam 15 menit dengan suhu 20°C, yang dilakukan rutin
3 kali berturut turut. Tujuan: Menganalisis manajemen asuhan keperawatan holistik
pada pasien End Stage Renal Disease yang menjalani hemodialisis dengan masalah
hipervolemia. Metode: Penelitian studi kasus pada pasien ESRD dengan masalah
hipervolemia. Intervensi keperawatan yang dilakukan secara holistik. Instrumen yang
digunakan untuk peningkatan haus dengan Thrist distres scale (TDS). Hasil: 10 pasien
yang yang menjalani hemodialisis, keluhan pengkajian peningkatan Berat Badan (BB)
intradialisis 2-3 kg, RR 22x/menit. Intradialisis tidak ditemukan komplikasi dan post
dialisis tidak ditemukan cedera/rupture pada akses vaskuler. Diagnosa keperawatan
hipervolemia, resiko penurunan curah jantung, rasiko perdarahan, resiko cedera, nyeri
akut, dan 6 pasien dengan masalah keperawatan hipervolemia peningkatan IDWG 2-3
kg. Intervensi keperawatan yang dilakukan mengatasai tujuan jangka pendek adalah
menimbang BB, monitoring TTV, monitoring intake dan output, intervensi jangka
panjang dengan konseling tentang hidroterapi dan kolaborasi proses hemodialisis.
Evaluasi jangka pendek masalah keperawatan teratasi sebagian, hemodialisis dilakukan
selama 4 jam, UFG 2500 tercapai dengan hasil penurunan BB, evaluasi jangka panjang
dilakukan dengan perawatan konseling untuk mengubah perilaku kebiasaan baru secara
berkelanjutan dalam mengatasi rasa haus. Kesimpulan: Asuhan keperawatan jangka
pendek dilakukan dengan intervensi saat hemodialisis, sedangkan askep jangka panjang
diatasi dengan konseling terkait sebuah permasalahan (hipervolemia) untuk membuat
kebiasaan baru agar bisa mengontrol rasa haus.
Kata Kunci : End Stage Renal Disease, Hipervolemia, Hidroterapi
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Rufina Situmorang |
| Uncontrolled Keywords: | End Stage Renal Disease, Hipervolemia, Hidroterapi |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email abdul.kahar@itkeswhs.ac.id |
| Date Deposited: | 12 May 2023 01:33 |
| Last Modified: | 18 May 2023 23:50 |
| URI: | http://repository.itkeswhs.ac.id:8085/id/eprint/617 |
