KOMPLIKASI PADA AKSES VASKULAR CIMINO PADA PASIEN GAGAL GINJAL TERMINAL ON HEMODIALISIS

Nur Janah, NIM : P1908115 (2021) KOMPLIKASI PADA AKSES VASKULAR CIMINO PADA PASIEN GAGAL GINJAL TERMINAL ON HEMODIALISIS. Other thesis, ITKES WHS.

[thumbnail of kia ners] Text (kia ners)
KIAN NUR JANAH.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Nur Janah

Email : janahnur704@gmail.com , kikihardiansyahs@itkeswhs.ac.id
1
, Kiki Hardiansyah Safitri
2

Hemodialisis membutuhkan sebuah akses vaskular untuk menghubungkan antara pembuluh darah
dan dialiser. Akses yang dapat digunakan antara lain akses langsung pada pembuluh darah,
catheter double lumen, AV graft, dan AV fistula atau cimino, cimino merupakan akses yang paling
banyak digunakan oleh pasien rutin hemodialisis. Hemodialisis dilakukan 2 sampai 3 kali dalam
seminggu, setiap menjalani hemodialisis pasien mengalami penusukan secara berulang pada akses
vaskular cimino, penusukan berkali-kali mengakibatkan pembuluh darah mengalami trauma pada
lapisan endotel yang akan menyebabkan perubahan elastisitas dan melemahkan pambuluh darah,
dan dapat memicu terjadinya malformasi. Peran perawat yaitu memberikan edukasi mengenai
perawatan dan pencegahan untuk mengurangi kejadian malformasi. Malformasi dapat
menimbulkan dampak berupa benjolan pada area cimino, nyeri saat dilakukan kanulasi, serta
adanya desiran aliran darah yang kuat dan cepat. Masalah keperawatan yang dapat diangkat yaitu
gangguan citra tubuh, nyeri akut, resiko perdarahan, dan resiko infeksi. Penatalaksanaan yang
dapat dilakukan berupa penatalaksanaan keperawatan seperti memberikan cryotherapy atau
kompres dingin sebelum dilakukan kanulasi untuk pengurangan nyeri, membatasi tindakan infasif
pada akses cimino yaitu hanya untuk akses saat hemodialisis untuk mengurangi resiko infeksi dan
resiko perdarahan, dan penekanan untuk mencegah perdarahan terutama pada bekas penusukan
setelah hemodialisis, dan penatalaksanaan medis seperti pembedahan untuk dilakukan perbaikan
aneurisma atau malformasi pada cimino serta penggunaan Emla cream 5% (Lidocaine 2.5% dan
Prilocaine 2.5%) sebagai anastesi lokal untuk pengurangan nyeri pada saat kanulasi.

Kata Kunci: hemodialisis, akses vaskular, malformasi, cimino

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: Nur Janah
Uncontrolled Keywords: hemodialisis, akses vaskular, malformasi, cimino
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Unnamed user with email abdul.kahar@itkeswhs.ac.id
Date Deposited: 16 May 2023 02:32
Last Modified: 16 May 2023 02:32
URI: http://repository.itkeswhs.ac.id:8085/id/eprint/637

Actions (login required)

View Item
View Item