Pengaruh Ekstrak Meniran (Phyllanthus niruri) dan Daun Ciplukan (Physalis angulata L.) terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus pada Luka Diabetes Melitus secara in vitro

Siti, Raudah and Huzaimah, - and Nurul, Trisnawati and Agustina, Rohita Aja (2020) Pengaruh Ekstrak Meniran (Phyllanthus niruri) dan Daun Ciplukan (Physalis angulata L.) terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus pada Luka Diabetes Melitus secara in vitro. -: 1. pp. 86-95.

[thumbnail of Proceeding 1st SETIABUDI – CIHAMS 2020] Text (Proceeding 1st SETIABUDI – CIHAMS 2020)
ARTICLE1.pdf - Accepted Version

Download (376kB)

Abstract

Tanaman meniran (Phyllanthus niruri) dan Ciplukan (Physalis angulata L.) dapat digunakan sebagai obat
tradisional seperti antihiperglikemia, anti radang, batuk dan antibakteri. Kandungan senyawa aktif pada
daun Ciplukan adalah flavonoid, tanin, fenolik dan meniran terdapat saponin dan tanin yang memiliki
aktivitas sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh ekstrak daun ciplukan dan
meniran terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus pada luka penderita diabetes melitus secara
invitro. Sampel meniran dan daun ciplukan diperoleh dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol
96% dan dibuat sebanyak 5 perlakuan yaitu konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80% dan 100%. Metode pengujian
aktivitas antibakteri dengan metode difusi paper disk Analisis data yang digunakan adalah Oneway ANOVA.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak tanaman meniran berpengaruh terhadap pertumbuhan bakteri
Staphylococcus aureus dengan zona hambat yang terbentuk pada konsentrasi 20% , 40%, 60%, 80% dan 100%
adalah 22 mm, 23,67 mm , 24,67 mm, 25,67 mm dan 26,67. Sedangkan ekstrak daun ciplukan berpengaruh
terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dengan zona hambat yang terbentuk pada konsentrasi
60%, 80% dan 100% adalah 8,7 mm, 15,7 mm dan 20,3 mm. Hasil uji Oneway ANOVA menunjukkan bahwa
terdapat hubungan antara ekstrak meniran dan daun ciplukan pada bakteri Staphylococcus aureus.
Penghambatan pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus pada luka diabetes mellitus dengan kategori sangat
kuat pada ekstrak daun ciplukan hanya pada konsentrasi 100% sedangkan daun meniran dimulai pada
konsentrasi 20%.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: ekstrak tanaman meniran, ekstrak daun ciplukan, Staphylococcus Aureus, diabetes melitus
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Unnamed user with email abdul.kahar@itkeswhs.ac.id
Date Deposited: 05 Jul 2023 06:43
Last Modified: 05 Jul 2023 06:54
URI: http://repository.itkeswhs.ac.id:8085/id/eprint/690

Actions (login required)

View Item
View Item