Proceeding 2 st Setia Budi Conference on Innovation, Health, Accounting, and Management Sciences 2020 (Setia Budi – CIHAMS 2020)

Siti, Raudah and Rifky Saldi, A. Wahid and Huzaimah, - (2020) Proceeding 2 st Setia Budi Conference on Innovation, Health, Accounting, and Management Sciences 2020 (Setia Budi – CIHAMS 2020). -, 2 (-). pp. 59-69.

[thumbnail of Bukti Kinerja-Artikel Penelitian-cihams] Text (Bukti Kinerja-Artikel Penelitian-cihams)
Bukti Kinerja-Artikel Penelitian-cihams #2.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Daun sirih hijau (Piper betle L.) dan daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav) dapat digunakan sebagai
obat tradisional seperti antihiperglikemia, antibakteri dan anti diabetes. Kandungan senyawa aktif pada
tanaman ini sebagai antibakteri adalah flavonoid, tanin, alkaloid, dan triterpenoid. Diabetes mellitus
merupakan penyakit dengan kenaikan kadar glukosa darah, menimbulkan berbagai komplikasi seperti luka
pada kaki. Bila tidak dirawat menjadi ulkus gangren dan menjadi tempat yang optimal untuk pertumbuhan
bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat aktivitas daun sirih hijau dan daun sirih merah terhadap
pertumbuhan bakteri pada luka diabetes melitus secara invitro. Ekstrak daun sirih diperoleh dengan cara
maserasi menggunakan pelarut metanol dan dibuat sebanyak 5 perlakuan yaitu konsentrasi 20%, 40%, 60%,
80% dan 100%. Metode pengujian aktivitas antibakteri dengan metode difusi paper disk. Analisis data yang
digunakan adalah Uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bakteri yang ditemukan pada kultus pus luka
adalah Methicilin Resisten Stahylococcus aureus (MRSA), Staphylococcus epidermidis, Enterobacter faecalis, Klebsiella
pneumonia, dan Proteus mirabilis. Uji aktivitas ekstrak daun sirih hijau terhadap pertumbuhan bakteri pada luka
penderita diabetes mellitus yaitu menghambat pertumbuhan menghambat pertumbuhan MRSA, Enterobacter
faecalis, Klebsiella pneumonia dan Proteus mirabilis dimulai pada konsentrasi 20% dan Staphylococcus epidermidis
dimulai pada konsentrasi 40%. Sedangkan aktivitas ekstrak daun merah dalam menghambat pertumbuhan
Enterobacter faecalis dimulai pada konsentrasi 20%, MRSA, Staphylococcus epidermidis dan Proteus mirabilis dimulai
pada konsentrasi 40%, serta Klebsiella pneumonia dimulai pada konsentrasi 60%. Berdasarkan Uji Test of
Between-Subjects Effect Ekstrak daun sirih hijau lebih mampu/cepat menghambat pertumbuhan bakteri
pada luka diabetes mellitus secara invitro

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Sirih hijau, Sirih merah, bakteri, luka diabetes mellitus
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Unnamed user with email abdul.kahar@itkeswhs.ac.id
Date Deposited: 05 Jul 2023 06:52
Last Modified: 05 Jul 2023 06:52
URI: http://repository.itkeswhs.ac.id:8085/id/eprint/691

Actions (login required)

View Item
View Item