PENGARUH PROPRIOCEPTIVE NEUROMUSCULAR FACILITATION (PNF) TERHADAP KEKUATAN OTOT WAJAH PASIEN BELL’S PALSY DI RUMAH SAKIT UMUM KUDUNGGA SANGATTA

JUNIKA N SIAGIAN, NIM : 19252016 and Rezky Amalia, Usman and Kasim Nurhas, Jaiddin (2021) PENGARUH PROPRIOCEPTIVE NEUROMUSCULAR FACILITATION (PNF) TERHADAP KEKUATAN OTOT WAJAH PASIEN BELL’S PALSY DI RUMAH SAKIT UMUM KUDUNGGA SANGATTA. Skripsi thesis, ITKES WIYATA HUSADA SAMARINDA.

[thumbnail of Skripsi Fisioterapi] Text (Skripsi Fisioterapi)
SKRIPSI GABUNGAN JUNIKA N.pdf - Published Version

Download (5MB)

Abstract

Latar Belakang: Kelemahan otot wajah menjadi salah satu dampak utama
kondisi Bell’s palsy. Salah satu teknik fisioterapi yang dinilai dapat
meningkatkan kekuatan otot wajah penderita Bell’s palsy adalah teknik
Proprioceptive Neuromuscular Facilitation (PNF). Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian teknik PNF terhadap peningkatan
kekuatan otot wajah penderita Bell’s palsy. Metode Penelitian: Penelitian ini
merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan penelitian one group
pretest-posttest design. Sepuluh orang menjadi subjek penelitian, berusia 21 – 40
tahun, mengalami kondisi kelemahan otot wajah akibat Bell’s palsy. Subjek
diberikan perlakuan berupa pemberian teknik PNF pada 12 otot wajah selama
delapan kali perlakuan dengan frekuensi dua kali perlakuan dalam seminggu. Alat
ukur yang digunakan untuk mengukur kekuatan otot wajah subjek adalah Facial
Manual Muscle Testing (MMT Wajah). Hasil: Hasil dari penelitian ini
menunjukkan bahwa pemberian teknik PNF memiliki pengaruh signifikan
terhadap peningkatan kekuatan otot wajah penderita Bell’s palsy (p<0.05). Hasil
uji Wilcoxon terhadap nilai pretest-posttest kekuatan otot wajah menunjukkan
adanya pengaruh signifikan dengan signifikansi 0.007 pada m. frontalis dan m.
levator palpebrae superior, 0.004 pada m. corrugator supercilii dan m.
orbicularis oculi, dan masing-masing 0.008 pada m. procerus, m. orbicularis oris,
m. risorius, m. zygomaticus major, m. zygomaticus minor, m. buccinator, m.
levator labii superior, dan m. depressor labii inferior. Kesimpulan: Teknik PNF
dapat meningkatkan kekuatan otot wajah penderita Bell’s palsy.
Kata Kunci: Bell’s Palsy, Proprioceptive Neuromuscular Facilitation
(PNF), Kekuatan Otot Wajah, MMT (Manual Muscle Testing) Wajah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: JUNIKA N SIAGIAN
Uncontrolled Keywords: Bell’s Palsy, Proprioceptive Neuromuscular Facilitation (PNF), Kekuatan Otot Wajah, MMT (Manual Muscle Testing) Wajah.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Unnamed user with email abdul.kahar@itkeswhs.ac.id
Date Deposited: 08 Sep 2023 02:43
Last Modified: 08 Sep 2023 02:43
URI: http://repository.itkeswhs.ac.id:8085/id/eprint/987

Actions (login required)

View Item
View Item